Gundarpedia

11 Hal yang Dirasakan oleh Anak Gunadarma 2011

AnakGundar.com "Indie Media Gunadarma"

ANAKGUNDAR.com, Depok – Bulan September kemarin menjadi bulan yang sangat membahagiakan bagi anak Gunadarma angkatan 2011. Sebab, di bulan ini banyak sekali dari mereka yang berhasil lulus dari sidang sarjana. Memang secara hitungan matematis, harusnya anak Gunadarma 2011 lulus tahun ini.

Mungkin sudah banyak pengalaman yang anak 2011 dapatkan di Gunadarma, dan tim dari AnakGundar.com mencoba untuk memutar kembali ingatan sebelum anak 2011 meninggalkan kampus ini. Berikut ini adalah 11 hal yang dirasakan anak Gunadarma angkatan 2011 di kampus:

  • Angkatan Pertama yang Menggunakan iLab

Sebuah kehormatan bagi anak-anak 2011 karena mereka menjadi angkatan pertama yang merasakan iLab, lebih tepatnya mahasiswa baru pertama yang merasakan praktikum di laboratorium ini. Awalnya maba angkatan 2011 ini sangat antusias sekali dengan keberadaan iLab, soalnya gampang banget ngerjain soal dari setiap sesi praktikumnya.

Salah satu hal yang membuat iLab ini dicintai ketika itu ialah tidak mempunya laporan awal dan laporan akhir, beda banget dengan lab-lab lain yang kalo mau masuk harus ngasih laporan pendahuluan dan laporan akhir dari praktikum sebelumnya.

Tapi, seiring berjalannya waktu iLab pun mulai dianggap tidak penting oleh beberapa mahasiswa, mungkin karena saking gampangnya atau bosan karena waktu yang dihabiskan menunggu jam keluar terlalu lama daripada mengerjakan soalnya.

  • Angkatan Terakhir yang PPSPPT di Parkiran Kampus

Masa PPSPPT bisa jadi masa yang berkesan, ya berkesan sekali bagi anak 2011 karena saking betenya. Ketika itu, anak-anak 2011 masih PPSPPT di halaman parkir kampus G. Awalnya penulis gak tau kalo itu adalah halaman parkir, dan baru ngeuh ketika pertama kali kuliah di G.

Ya, kita tahu bersama-sama kalo PPSPPT itu kegiatannya Cuma duduk-duduk doang, sekarang sih lebih rame dan inovatif. Bayangin aja, dulu itu anak 2011 PPSPPT di halaman parkir, duduk terus, pantat panas, suasana gak jelas, ditambah bulan puasa pula.

Bersyukurlah kalian yang di Depok karena PPSPPT sekarang nyaman banget di Sport Center kampus H. Tapi masih kasian yang di Kalimalang, nasib PPSPPT-nya masih sama seperti 4 tahun yang lalu, di tempat parkir.

  • Merasakan PPSPPT Ketika Puasa

Ini juga mungkin hal yang sangat langka, sebab waktu itu berputar dan masa-masa PPSPPT ketika bulan puasa itu gak berlangsung setiap tahun. Penulis sangat melihat perbedaan mencolok sekali antara PPSPPT biasa dan PPSPPT yang ada pada bulan puasa.

Ketika bulan puasa, PPSPPT-nya cenderung lebih soft, para senior gak terlalu banyak menghukum Mabanya dan tidak teriak-teriak gak jelas yang bikin kuping Maba pengang. Beda ketika PPSPPT di bulan-bulan biasa, para senior lebih leluasa untuk berekspresi dihadapan para Maba.

  • Angkatan Pertama yang Diberi Hape IMO

Hal spesial yang dirasakan ketika menjadi mahasiswa baru di Gunadarma adalah diberi handphone secara cuma-cuma oleh pihak kampus. Ketika itu, anak-anak 2011 pertama kali diberi handphone IMO, sebab angkatan-angkatan sebelumnya bukan handphone IMO.

Handphone IMO waktu itu cukup bagus, modelnya seperti BlackBerry Gemini, tapi gak bisa BBM-an, WhatsApp-an, dan update status di LINE. Jadi, hape IMO anak 2011 masih belum smartphone. Beda dengan angkatan sekarang yang IMO-nya udah bisa nonton TV, chatting, dan bahkan sudah memiliki jaringan 4G LTE.

  • Berada Pada Zaman Peralihan Kereta Ekonomi-Commuter Line

Hal ini pun sangat fenomenal sekali. Mungkin hal ini sangat dirasakan sekali bagi anak-anak 2011 yang tergabung dalam Anker (Anak Kereta). Ketika itu, kereta Ekonomi sangat dicintai sekali bagi para pekerja dan juga mahasiswa, alasan utama yaitu harganya yang murah.

Saking dicintainya, mungkin setiap pagi kita udah gak aneh melihat pemandangan segerombolan orang naik di atap kereta, pemdandangan klasik ini sangat khas dan membahayakan sekali hingga para akhirnya kereta Ekonomi dihapuskan dan diganti dengan Commuter Line.

  • Merasakan Ruang Auditorium D342

Maba-maba sekarang mungkin gak pernah tahu bahwa Gedung 3 Lantai 4 Kampus D Gunadarma dulunya adalah ruangan auditorium yang sering dipakai untuk kegiatan seminar dari ormawa-ormawa yang ada di Kampus.

Terakhir kali gedung ini digunakan sebagai auditorium adalah pada tahun 2013. Jadi, sekarang yang tahu bahwa itu ruangan seminar paling angkatan 2012 aja, sisanya angkatan 2011 ke bawah. Gedung ini mulai dibangun pada saat itu juga menjadi ruangan kelas, alasanya karena lonjakan kehadiran Maba yang semakin tinggi setiap tahun dan tidak diiringi dengan nilai tingkat kelulusan mahasiswanya. Alhasil, mahasiswa Gunadarma mandek dan numpuk.

  • Merasakan Nikmatnya UM Pemutihan

Ujian mandiri merupakan fasilitas eksklusif yang dirasakan mahasiswa Gunadarma, kampus-kampus lain gue rasa gak punya sebuah sistem semester pendek yang instan ini. Kita hanya perlu mengisi soal di komputer hanya untuk mendapatkan nilai terbaik pengganti dari nilai yang buruk.

Pada pertengahan 2015 ini, beredarlah informasi tentang UM Pemutihan, artinya default nilai dari UM mata kuliah Utama menjadi B dan UM mata kuliah Lokal menjadi C. Hal ini bisa didapatkan mahasiswa yang UM tanpa harus mengisi apapun, bahkan jika nilai UM-nya minus akan tetap menadapat nilai default.

Ini sangat memudahkan mahasiswa untuk lulus, gue mewakili anak-anak UM dari angkatan 2011 ke bawah mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Ibu Margianti yang memberikan fasilitas luar biasa ini.

  • Merasakan Gedung-Gedung Terbaru Gunadarma

Pada beberapa tahun ke belakang, Gunadarma sedang aktif-aktifnya membangun gedung-gedung baru. Mulai dari gedung baru di G, parkiran G, gedung sport center, gedung parkiran megah di D, dan terakhir gedung 6 kampus D. Luar biasa sekali, anak-anak 2011 masih merasakan berkuliah dan memakai gedung-gedung baru ini.

  • Pernah Menikmati Nikmatnya Ngopi di Kedai Kopi Medan

Ketika itu pernah ada sebuah kedai ngopi yang sangat asoy kalo malem, lokasinya di samping Kampus H. Nama kedai kopi tersebut adalah Kedai Kopi Medan. Berbagai jenis kopi disajikan disana bahkan ada juga teh Tarik yang melengkapi sajian menu mereka.

Tempat ini sering dijadikan tempat kongkow, ngerjain tugas, dan nobar bola bareng. Fasilitas disini juga terbilang asik, sebab disediakan WiFi yang lumayan kenceng. Jadi, cocok banget ngopi sambil WiFi dan nonton bareng.

  • Pernah Merasakan Belajar di Gedung D0 (D Nol)

Ketika tahun 2011, kampus D tidak seperti sekarang ini. Gedung yang hari ini menjadi parkiran megah dan tempat kuliah, dulu tidak ada, yang ada disitu adalah Gedung 0 (nol) yang sangat mirip dengan rumah sakit.

Anak-anak 2011 pernah merasakan kuliah di gedung tersebut. Kelasnya gede banget, gak sempit kayak yang ada di gedung baru sekarang. Jumlahnya pun sangat banyak, sampe 30 ruangan kalo gak salah. Dan barulah mulai pada tahun 2013-2014 gedung ini mulai diratakan dengan tanah untuk pembangunan gedung baru, katanya.

  • Hidup Pada Zaman Perjokian iLab

Hal gokil lainnya yang pernah ada di angkatan 2011 adalah perjokian iLab. Entah bermula dari mana, yang jelas ketika itu gue pun terlibat dalam sindikat perjokian iLab ini, ketika semester 4 dan 5 gue sering banget jokiin temen buat praktikum iLab, biasanya yang gue jokiin adalah temen-temen yang gak bisa datang dengan alasan-alasan tertentu.

Ketika itu sistem iLab sendiri belum sebagus sekarang, jadi pada hari yang sama setiap orang bisa login dengan username yang berbeda-beda dalam satu komputer dan bisa mengisi soal-soal praktikumnya. Hanya dalam waktu 30 menit, gue bisa login dengan 3 orang yang berbeda. Rekor!

Sangat menyenangkan sekali bisa menjadi bagian dari peradaban sejarah Universitas Gunadarma, mulai dari yang freak sampe yang bagus sekali perubahannya. Mohon maaf jika artikelnya tidak disertai gambar, soalnya waktu itu gak kepikiran untuk motion perubahan-perubahan yang terjadi di Gunadarma dan nulis artikel ini.

Gak kerasa pada 12 Oktober 2015 mendatang, sebagian anak-anak 2011 akan melangsungkan prosesi wisuda, yang artinya menyudahi segala penderitaan yang ada kampus ini. Selamat menempuh kehidupan baru, kalo mau S2 usahain di kampus lain aja, jangan disini lagi.

About the author

Felani Galih Prabawa

Travelouge

23 Comments

Leave a Comment

WordPress spam blocked by CleanTalk.