iLounge

Fenomena Mahasiswa dan Dosen Pengganti

AnakGundar.com "Indie Media Gunadarma"

ANAKGUNDAR.com, Depok – Fenomena antara mahasiswa dan dosen pun tidak bisa dilepaskan ketika kita masih kuliah. Salah satunya adalah ketika mendapat dosen pengganti. Banyak cerita yang terjadi kala kita mendapat dosen pengganti, cerita itu bisa suka atau pun duka. Dan keseruan ini hanya terjadi ketika kita masih mahasiswa.

Dosen pengganti ini muncul ketika dosen utama lo sedang berhalang hadir dengan berbagai sebab tertentu. Ada yang sibuk mengerjakan riset, bisa juga karena sakit, atau ada juga yang emang mau ngasih uang saku sama dosen pengganti.

Kehadiran dosen pengganti ini akan memberikan pengalaman tersendiri bagi lo di kelas. Apa aja pengalaman yang lo dapetin ketika mendapatkan dosen pengganti? Here we go:

  • Dosen Pengganti Lebih Asik

Seorang dosen pengganti biasanya adalah mahasiswa yang baru kemarin lulus, masih enerjik, dan tentu masih muda. Karena beberapa hal itulah, seorang dosen pengganti biasanya lebih asik dari dosen original kelas kalian.

Datang ke kelas biasanya curhat, ketawa-ketawa, becanda, tapi tetep menyampaikan materi perkuliahan. Beruntunglah bagi kalian yang mendapatkan dosen pengganti seperti ini, apalagi kalo dosen ori kalian gak jelas. Pokoknya kalo dapet dosen pengganti macem gini, kelas bagaikan seperti surga, bikin betah.

  • Lebih Boring

Seorang dosen pengganti juga kadang bisa lebih boring dan gak jelas dari dosen ori kalian. Ini adalah malapetaka dan kalian pasti bergumam dalam hati kalo lebih baik dosen ori kalian cepet-cepet masuk kelas dan gantiin dosen pengganti ini.

Salah satu ciri dosen pengganti yang boring adalah selalu diem-dieman di kelas. Kerjanya Cuma nyampein materi aja, gak ada intermezzonya. Fix! Kalo kalian dapet dosen pengganti semacam ini mendingan cabut aja deh di kelas.

  • Beda Penjelasan Materi

Hal yang bikin lucu lagi dari seorang dosen pengganti adalah apa yang dijelaskan oleh dosen ori kalian pada minggu lalu berbeda dengan penjelasan dosen pengganti kalian hari ini. Nah lho. Terkadang hal ini menjadi perdebatan sendiri di kelas.

Mahasiswa yang selow akan menganggap ini tidak terlalu penting, karena ia akan berpatokan stick to the ori. Nah, mahasiswa yang rempong biasanya paling rame di kelas, dan biasanya mereka ngedumel “Jadi, yang bener yang mana sih?”

  • Mending Cabut Kelas

Entah mahasiswa ini sangat setia dengan dosen orinya atau memang udah tau kalo dosen penggantinya gak jelas. Mereka lebih milih untuk gak masuk kelas dengan berbagai alasan, seperti:

“Ah, dosennya aja gak masuk. Nanti aja kalo dosen utamanya masuk, baru gue masuk juga.”

“Gak jelas tau diajar sama dosen pengganti, mending cabut ke warnet aja yuk!”

Udah cabut aja. Absen gak akan dihitung kalo sama dosen pengganti.”

Pokoknya mahasiswa gak pernah kehabisan alasan buat gak masuk ketika dosen ori lo juga gak masuk. Mungkin lo punya alasan tersendiri.

  • Ingin Selamanya Diajar Dosen Pengganti

Ketika dosen pengganti lo lebih kece daripada dosen ori lo, maka hal umum yang sering diungkapkan adalah “Kenapa dosen pengganti ini gak jadi dosen permanen aja ya?!”. Ya, emang lebih baik dosen pengganti itu jadi dosen utama aja sih kalo memang dosen utama lo hilang ditelan bumi.

 

Referensi: AnakUI.com

About the author

mm

Felani Galih Prabawa

Travelouge

Leave a Comment

WordPress spam blocked by CleanTalk.