Viral News

Ketika Smartphone Berada Di Genggaman Tangan Mahasiswa

ANAKGUNDAR.COM 2017
Written by RahmaPradhita

ANAKGUNDAR.com, Kalimalang — Komunikasi adalah salah satu hal yang penting banget dalam kehidupan sehari-hari, terutama buat mahasiswa. Sebagai mahluk sosial, kita memang membutuhkan orang lain dalam melakukan berbagai macam hal. Enggak mungkin banget dong kita bisa melakukan segala sesuatu sendirian. Iya, kan?

Ngomongin tentang komunikasi, rasanya kita beruntung banget deh, lahir di era modern seperti ini. Kita hidup di sebuah zaman yang kemajuan teknologinya udah berkembang pesat dan canggih. Mungkin salah satu kemajuan teknologi yang membantu kita banget adalah dengan kehadiran Smartphone.

Iya, enggak bisa di pungkiri, Smartphone adalah sebuah media yang membantu kita untuk berkomunikasi dengan orang lain. Entah dengan keluarga, sahabat, ataupun pacar. Dan dengan adanya Smartphone pula, rasanya, jarak enggak akan menghalangi seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain. Terlebih lagi nih, udah banyak banget beragam aplikasi chatting dan sosial media yang bisa kita gunakan. Dalam hitungan detik aja, pesan yang kita buat bakalan langsung sampai ke orang yang kita hubungin. Coba kalau jaman mama papa kita dulu? Karena alasan jarak, mereka harus nulis surat dulu dan mengirimnya lewat pos. Dan waktu pengiriman suratnya pun bisa tiga hari, bahkan sampai seminggu, lho. Lama banget, kan?

Selain untuk berkomunikasi, dengan adanya Smartphone, banyak hal yang membantu kita banget nih dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya aja untuk memulai usaha online shop ataupun hanya sekedar menyalurkan hobi fotografi dan membuat video. Semua bisa kita lakukan hanya dengan sebuah Smartphone di genggaman. Mudah dan praktis banget pokoknya.

Tapi kalian sadar enggak, sih? Karena semakin beragamnya Smartphone di pasaran, menjadikan siapapun (termasuk kita) bisa memiliki barang tersebut. Namun hanya saja, ada beberapa hal yang timbul ketika Smartphone udah ada di genggaman tangan kita. Penasaran gak, apa aja sih hal-hal tersebut? Yuk, kita bahas.

  • Di Manapun Kaki Berpijak, Di Situlah Update Di Lakukan

*typing typing typing*

” lagi ngapain sih, lo? Serius banget mainin hape nya”

“Sebentar, gue mau update dulu, nih. Mumpung kita lagi di sini”

“Yaelah”

Smart phone addiction

Smartphone addiction. Via: Istock

Jujur aja deh, ketika lagi nongkrong bareng sama teman-teman, ataupun sekedar mengunjungi sebuah tempat, kebanyakan dari kita pasti bakalan update status dulu di Sosial Media. Entah Check-in di Path ataupun update video di Snapchat. Rasanya ada yang kurang aja gitu kalau enggak update keberadaan kita saat itu. Pokoknya, kita pengin semua orang tau, kita lagi di mana, lagi sama siapa, serta kegiatan-kegiatan lain yang sedang kita lakukan.

  • Seolah Akan Lenyap, Semua Di Abadikan

”Eh, fotoin gue, dong! Tempat nya bagus nih buat foto”

“Yaudah sini gue fotoin”

“Tapi fotoin guenya sok candid gitu, ya. Biar keliatannya gue kayak enggak tau kalau lagi di foto”

“Hadeeh. Iyaaa!”

ANAKGUNDAR.COM 2017

Maniak Selfie mana suaranya? Via: 3rbseyes.com

Enggak bisa di pungkiri, dengan kehadiran sosial media Instagram, menjadikan banyak orang (atau mungkin termasuk kita) jadi hobi banget nih fotografi. Apalagi Smartphone saat ini udah di dukung dengan fitur kamera yang bagus banget. Jadinya pengin Jepret sana, jepret sini. Pokoknya, segala hal di abadikan. Bahkan kalau mau makan di sebuah café ataupun restoran, bukannya berdoa sebelum makan, malah di foto dulu makanannya.

Enggak sampai di situ aja, ketika mendatangi sebuah tempat, pasti kita bakal mencari spot yang pas buat ngambil foto. Kalau udah selesai foto, langsung update di Instagram. Entah foto dengan gaya OOTD (Outfit Of The Day), candid, Selfie ataupun Weife (foto rame-rame gitu)

  • Smartphone + Power Bank = Belahan Jiwa

“Eh, lo bawa Power Bank, gak?

“Yah, enggak bawa, nih. Tumben lo pinjem, biasanya lo bawa Power Bank sendiri?”

“Iya nih, tadi buru-buru ke kampus, terus kelupaan bawa Power Bank. Aduhhh Smartphone gue low nih baterainya. Jadi enggak bisa chattingan, deh”

“Hadehhh”

ANAKGUNDAR.COM 2017

Cinta sejati masa kini. Via: ThinkStock

Bukan sebuah pemandangan yang asing lagi kalau misalkan orang-orang kebanyakan, apalagi mahasiswa seperti kita, suka banget nih bawa dua item ini. Yap! Smartphone dan Power Bank merupakan belahan jiwa bagi kebanyakan orang saat ini. Karena kita semua tau, Smartphone itu kebanyakan boros baterai dan dikit-dikit low. Itu sebabnya, Power Bank sebagai penyelamat ketika Smartphone kita dalam kondisi baterai yang sekarat. Mungkin sebagian dari kita bakalan ngerasa resah, atau bahkan panik kalau misalkan daya baterai Smartphone nya habis. Entah karena jadi enggak bisa menghubungi seseorang, ataupun sekedar enggak bisa berselancar ria di dunia maya ketika gabut melanda.

  • Smartphone = Pengganti Alat Tulis

*Dosen menulis materi di papan tulis*

“Eh, gue nanti liat catetan lo, ya? Gue enggak nulis, nih”

“Gue juga enggak nulis, kok”

“Lah terus?”

*nunjukin layar smartphone*

“Enggak gue tulis materinya, tapi gue foto. Entar gue send ke lo, ya”

ANAKGUNDAR.COM 2017

Kalo yang ini sih positiflah ya. Via: ShutterStock

Pemandangan kayak gini udah biasa banget terjadi di dalam kelas. Ketika dosen sedang mengajar, entah beliau menulis materi di papan tulis ataupun menggunakan power point, pasti kebanyakan dari kita lebih memilih untuk memfoto materi tersebut, ketimbang harus mencatat di buku tulis ataupun binder. Entah karena malas nulis atau gimana, menggunakan Smartphone rasanya lebih praktis dan efisien di bandingin kita nulis pakai pulpen ataupun pensil. Kalaupun dosen menerangkan materi secara lisan, bisa di rekam lewat voice recorder. Pokoknya, Smartphone udah kayak pengganti alat tulis deh ketika berada di dalam kelas.

  • Mendekatkan Sekaligus Menjauhkan

Bukan rahasia umum lagi, dengan kehadiran Smartphone, segala bentuk hubungan komunikasi, entah jaraknya jauh di ujung benua sekalipun, seakan-akan menjadi dekat banget. Kemudahan komunikasi menjadikan kita saling berhubungan kapan pun dan dimana pun tanpa harus beratatap muka.

ANAKGUNDAR.COM 2017

Jauh jadi dekat, dekat jadi jauh. Via: Harness Digital Marketing

Mungkin kebanyakan dari kita merasakan hal ini. Ketika seseorang udah terlalu bergantung pada Smartphone yang mereka punya, menjadikan mereka malas untuk bersosialisasi dengan orang lain secara langsung. Kita jadi lebih asyik ngobrol dan berbincang lewat Smartphone. Entah chatting-an, telfonan ataupun Video Call,  Dengan segala kemudahan yang tersedia, membuat kita jadi merasa terlena dengan fasilitas yang ada. Kalau di chat, rasanya banyakkkk banget hal yang pengin kita bicarakan. Coba aja kalau ketemu langsung? Iya memang ngobrol, tapi tetap aja pada fokus ke Smartphone masing-masing. Adaaa aja yang kita mainin sama Smartphone. Entah buka Sosial Media, nge-game, atau bahkan sekedar ngeliat foto-foto di galeri. Padahal mah yang ngechat kita juga enggak ada

Padahal kita sadar banget, ya, kalau kehadiran Smartphone punya tujuan untuk memudahkan sebuah komunikasi. Istilah yang sering kita dengar adalah “mendekatkan yang jauh”. Tapi kenyataan yang terjadi saat ini? Justru Smartphone menjauhkan yang dekat. Bahkan ketika sedang berkumpul dengan keluarga dan sahabat pun, kita masih asyik dengan dunia sendiri dengan Smartphone di genggaman. Satu hal yang sering kita lakukan, dan tanpa sadar membuat kita mengisolasi diri kita dari lingkungan sosial.

Okedeh, kayaknya cukup ya pembahasan tentang Smartphone kali ini. Menurut kalian, ada hal lain enggak sih yang terjadi selain yang di sebutkan di atas? Komen di bawah ini, ya!

About the author

RahmaPradhita

Secangkir kopi dan suguhan senja

1 Comment

Leave a Comment

WordPress spam blocked by CleanTalk.